Artikel Bansos Peristiwa
Beranda / Peristiwa / UMK Medan 2025 Naik Signifikan Serta Perbandingannya dengan UMP Sumut

UMK Medan 2025 Naik Signifikan Serta Perbandingannya dengan UMP Sumut

UMK Medan 2025 Naik Signifikan Serta Perbandingannya dengan UMP Sumut

Setiap tahun, berita seputar Upah Minimum Kota (UMK) menjadi sorotan utama bagi para pekerja. Terutama di kota besar seperti Medan. UMK Medan 2025 secara resmi telah ditetapkan. Kenaikannya cukup signifikan. Ini tentu kabar baik bagi banyak pekerja di ibu kota Sumatera Utara ini.
Pemerintah menetapkan UMK ini untuk memastikan adanya standar gaji minimum yang layak. Selain itu, angka ini menjadi patokan penting bagi perusahaan.

Cek rincian resmi UMK Medan 2025 terbaru! Ketahui berapa gaji minimum yang sah di Medan



Berapa UMK Medan 2025

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi telah mengesahkan besaran UMK Medan 2025. Angka resmi yang ditetapkan adalah Rp 4.014.072.
Kenaikan ini cukup terasa jika dibandingkan dengan UMK tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, UMK Medan berada di angka Rp 3.769.082. Artinya, ada kenaikan sekitar 6,5 persen.
Keputusan mengenai UMK Medan 2025 ini didasarkan pada perhitungan yang matang. Dewan Pengupahan Kota Medan memberikan rekomendasi. Kemudian, pemerintah provinsi mengesahkan angka tersebut. Oleh karena itu, angka ini wajib dipatuhi oleh semua perusahaan di wilayah Kota Medan.



Perbandingan UMK Medan 2025 dengan UMP Sumut

Menariknya, UMK Medan selalu lebih tinggi daripada Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Utara. Ini adalah hal yang wajar. Kota Medan memiliki biaya hidup yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata kabupaten lain di Sumut.
Berikut perbandingan angkanya:

  • UMP Sumatera Utara Rp 2.809.915 Rp 2.992.559
  • UMK Medan 2025 Rp 3.769.082 Rp 4.014.072

Ada perbedaan yang sangat mencolok, bukan? UMK Medan 2025 hampir 1 juta rupiah lebih tinggi dari UMP Sumut 2025.




UMP Sumatera Utara sendiri naik dari Rp 2.809.915 menjadi Rp 2.992.559 di tahun 2025. Meskipun UMP Sumut juga naik, angka UMK Medan 2025 tetap jauh di atasnya.
Di sisi lain, ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah mengakui realitas ekonomi di Kota Medan. Harga kebutuhan pokok dan biaya sewa tempat tinggal di Medan memang lebih tinggi.

Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan