Artikel Politik
Beranda / Politik / Sumut Tekan Inflasi, Strategi 4K Diperkuat

Sumut Tekan Inflasi, Strategi 4K Diperkuat

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berhasil menekan laju inflasi secara signifikan hingga November 2025. Capaian ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Dilansir dari sosial media instagram Pemprov Sumut Berdasarkan data terbaru, tingkat inflasi Sumatera Utara tercatat turun dari 5,32 persen menjadi 3,96 persen secara year on year (yoy) per November 2025. Penurunan tersebut dinilai bukan terjadi secara alami, melainkan hasil sinergi lintas instansi yang dijalankan secara konsisten melalui penerapan Strategi 4K.



Tren Inflasi Menurun Bertahap

Pergerakan inflasi Sumatera Utara menunjukkan tren penurunan sejak Agustus 2025. Pada bulan tersebut, inflasi berada di angka 4,42 persen, lalu meningkat pada September menjadi 5,32 persen, sebelum kembali menurun menjadi 4,97 persen pada Oktober, dan akhirnya mencapai 3,96 persen pada November.

Penurunan bertahap ini mencerminkan efektivitas kebijakan pengendalian harga yang dilakukan pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait.



Strategi 4K Jadi Fondasi Pengendalian

Keberhasilan menekan inflasi tidak lepas dari implementasi Strategi 4K yang menjadi kerangka utama pengendalian harga di Sumatera Utara.

Sekolah Rakyat Fokus Life Skills, Lulusan Diakui Negara dan Bisa Lanjut ke SMA Umum

Strategi tersebut meliputi:

  1. Keterjangkauan harga melalui pelaksanaan pasar murah dan operasi pasar secara berkala
  2. Ketersediaan pasokan dengan pengembangan komoditas strategis seperti cabai dan bawang di lahan luas
  3. Kelancaran distribusi melalui pengamanan jalur logistik
  4. Komunikasi efektif yang mengedepankan data akurat dan transparan

Pendekatan ini memastikan intervensi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.



Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2025–2027

Tidak berhenti pada capaian saat ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga telah menyiapkan Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2025–2027. Langkah tersebut mencakup operasi pasar dan pasar murah secara rutin, pengembangan lahan cabai dan bawang hingga 200 hektare di berbagai kabupaten, serta penguatan stok pangan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Upaya berkelanjutan ini diarahkan untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus menahan lonjakan harga di masa mendatang.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menilai pengendalian inflasi tidak dapat dilepaskan dari penguatan sektor pangan lokal. Kemandirian pangan menjadi fokus utama guna menciptakan ekonomi daerah yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus berjalan agar stabilitas harga dapat terjaga, sekaligus mendukung daya beli masyarakat.



Google Dorong Transformasi Search dengan Gemini 3, Tantang Dominasi ChatGPT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan