Bansos Informasi
Beranda / Informasi / November Telah Tiba, Pencairan KKS di Kota Medan Mulai Dilakukan

November Telah Tiba, Pencairan KKS di Kota Medan Mulai Dilakukan

November Telah Tiba, Pencairan KKS di Kota Medan Mulai Dilakukan

Memasuki bulan November 2025, pemerintah resmi memulai pencairan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Medan.

Melalui program ini, masyarakat berpenghasilan rendah kembali menerima bantuan sosial (bansos) dalam bentuk non-tunai yang disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima.

Program KKS menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keluarga miskin dan rentan tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.

Proses pencairan dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur dan agen e-warong yang tersebar di berbagai kecamatan di Medan.

Apa Itu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)?

Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) adalah alat bantu keuangan elektronik yang diterbitkan pemerintah untuk menyalurkan berbagai jenis bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Zakiyuddin Terima Audiensi PB IKA UMA

Melalui KKS, penerima manfaat dapat mengambil uang tunai di ATM bank penyalur atau melakukan pembelian bahan pangan di e-warong yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Setiap KKS berisi saldo bantuan sesuai program yang diikuti oleh keluarga penerima manfaat.

KKS juga menjadi simbol peralihan sistem penyaluran bantuan dari metode tunai ke sistem digital yang lebih transparan dan efisien.

Dengan sistem ini, masyarakat bisa memantau sendiri saldo dan transaksi bantuan yang mereka terima.

Jadwal dan Mekanisme Pencairan KKS November 2025

Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Kota Medan telah menetapkan bahwa pencairan KKS periode November 2025 mulai dilakukan sejak awal bulan hingga akhir November.

Mensos Dorong Kemandirian KPM, Bansos Tak Boleh Jadi Ketergantungan

Prosesnya berlangsung secara bertahap agar penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

Penerima manfaat dapat melakukan pencairan bantuan di bank penyalur resmi, yaitu Bank BRI, BNI, dan Bank Mandiri, serta di agen e-warong terdekat yang sudah terdaftar.

Petugas akan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam aktivasi atau pengambilan dana.

Untuk memastikan ketepatan data, Dinas Sosial bekerja sama dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan dalam memvalidasi nama-nama penerima manfaat.

Masyarakat yang belum menerima undangan pencairan disarankan segera memeriksa statusnya melalui kelurahan masing-masing.

Tinjau SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Dorong Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

Langkah-Langkah Mencairkan Dana KKS

Bagi warga yang baru pertama kali mencairkan bantuan melalui KKS, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Pastikan Anda Terdaftar sebagai Penerima KKS
    Cek nama Anda di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui situs resmi Kemensos atau datang langsung ke kantor kelurahan.
  2. Aktifkan Kartu di Bank Penyalur
    Jika kartu baru diterima, penerima harus mengaktifkannya terlebih dahulu di kantor cabang bank penyalur dengan membawa KTP dan kartu Keluarga (KK).
  3. Lakukan Pencairan Bantuan
    Setelah kartu aktif, warga bisa mencairkan dana di ATM bank penyalur atau melalui agen e-warong. Pastikan saldo bantuan sesuai jumlah yang diumumkan pemerintah.
  4. Gunakan Dana Sesuai Ketentuan
    Dana bantuan ditujukan untuk kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Pemerintah mengingatkan agar bantuan tidak digunakan untuk hal di luar keperluan pokok keluarga.

Besaran Bantuan yang Diterima

Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial, besaran bantuan KKS bervariasi tergantung jenis program yang diikuti penerima.

Untuk penerima PKH, nominal bantuan dapat mencapai Rp900.000 per tahap, tergantung kategori seperti ibu hamil, anak sekolah, atau lansia.

Sementara untuk BPNT, penerima manfaat akan mendapatkan bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan, yang disalurkan langsung ke saldo KKS mereka.

Pemerintah Imbau Warga Waspada Penipuan

Seiring dengan pencairan bantuan, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan WhatsApp atau tautan palsu yang mengatasnamakan program KKS.

Semua informasi resmi terkait jadwal pencairan, lokasi penyaluran, dan besaran bantuan hanya diumumkan melalui Kementerian Sosial, Dinas Sosial, dan pemerintah daerah setempat.

Petugas lapangan dan pendamping sosial juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak tertipu oleh oknum yang menjanjikan percepatan pencairan dengan imbalan uang.

Warga diminta melapor ke kantor kelurahan atau kepolisian jika menemukan indikasi penipuan atau pungutan liar terkait pencairan bantuan.

Peran KKS dalam Peningkatan Kesejahteraan

Program KKS tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga berperan dalam mendorong inklusi keuangan.

Dengan memiliki rekening bank sendiri, penerima manfaat kini bisa belajar mengelola keuangan secara mandiri dan lebih terbuka terhadap layanan perbankan formal.

Pemerintah berharap penyaluran KKS tahun 2025 dapat berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Medan.

Warga diminta aktif memantau informasi resmi agar proses pencairan berjalan tertib, aman, dan transparan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan